Ask Google

Custom Search

Check This OUT!!

Written on 6/22/2008 01:58:00 PM by Indah Puspita Rani

http://www.myspace.com/pandjimusic



We'll discuss it laterr..

ok?? dengerin dulu!!

Motivate me to be success.

Written on 6/21/2008 05:57:00 PM by Indah Puspita Rani

* music : Belum ada Janji by Kahitna * 

* checked: the play once and repeat the song again *

Sebenernya gak ada hubungannya sih isi post dan lagu yang gw maenin. Well, I might be not a good writer, untuk nulis aja gw perlu membentuk mood gw dengan musik pelan ato lampu yang redup. Yahh. hanya sekedar membangun suasana.

Kalo gw lagi marah biasanya cari lagu yang keras. Kalo mendayu lagu yang mellow. And so on.. 

Anyway that is not the story at all for today. hihihi

Hari ini. 
I want to dedicate this post to those people at my life that I call : My Life Motivator. 


Pernah gak sih merasa ada seseorang yang akan selalu lo kejar. Kejar dalam artian mensejajarkan langkah. Dalam karir mungkin ato hanya sekedar dalam nilai di sekolah, atauuu yang lebih anak2 lagi dalam hal pujian. =)

Jangan ngerasa sendiri, gw juga sering ngerasa begitu. And I believe that I am not the only one. 

Bagi gw, Motivasi itu penting. *okay honestly, I just realized it* 

Gw sering banget ngebuat target setinggi langit. Gw tau kemampuan gw gak segitu outstanding-nya untuk target itu. Tapi gw tau juga bahwa kalo target gw gak tinggi,  I won't ever get it more, unless I am soooo damn-lucky. 

Sekedar intermezo : 
There's someone *great* said : 
Semakin saya berusaha semakin banyak keberuntungan yang datang. 
[Think about it]

Ini semua baru gw sadari pas kuliah. Bahwa gw orang yang suka pasang target, dari kecil. Waktu gw masih ingusan, gw ter-iri2 ngeliat orang yang dipuji habis2an, karena apa? Ahh.. anaknya masuk ITB. Ya sudah that was my target, I should get there, I should get the most favorite course rite there.

Dan yak betul kejer donk, gw cari tau apa yang gw perlu, ah fisika dan matematik. Dan yah betul aja nilai gw terpusat di 2 pelajaran itu saja. *humm.. It's not a good thing, but anyway I just tell the story*. 

Singkat cerita, ya gw dapet, even better *this is what I called Damn-LUCKY-destiny that I have*.

Nah Klimaks cerita. Gw kehilangan motivasi di awal2 kuliah. Hey, Target gw untuk masuk universitas yang bagus, di bidang tehnik. And I got it. So??? Gw mo jadi apa? Gak tau.

Yahh.. sialnya I just stopped there. Gak ada yang me-motivate gw lagi. Gw mo kemana? Gw gak tau. Dan hasilnya nilai gw bobrok. Asli baru saat itu gw merasa jadi anak tergoblok sedunia, nilai gw kecil parah.. ampunn.. !! 

Setahun gw gak perduli ama nilai gw. "Ah bodo amat!" . Sampai akhirnya gw sadar, I might be get the lowest grade ever in this university. Perasaan 'menjadi anak paling bego' enuf to burn me out. 

Target baru : Degree. Untuk kerja sebagai fresh graduate di Singapore sedikit berbeda sama di Indo. Degree is necessary, SERIOUSLY. Dan magically, nilai gw ramp-up lagi. Thanks to my ex, yang yah cukup membantu dalam giving idea how to study.

Yahh itu singkat cerita aja. 

Sadar gak sih? Bahwa sebagian hidup kita terbentuk dari motivasi. 
Sampe sekrang gw merasa IRI bukanlah hal yang jelek.

I'm jealous to you, coz you got A and I only got B for ABC subject. 
Secara gak sadar, self-talking semacam itu membuat kita bekerja lebih giat biar dapet A, dan ada kepuasan tersendiri saat tujuan itu tercapai.

Gw suka ber-mingle-ria dengan orang yang punya mimpi. Berbagai mimpi bagi gw berbagi Target. *walau gak banyak orang yang mau membagi mimpi, dengan berbagai alasan* 
Disaat ada orang yang punya target lebih tinggi. Gw bakal merasa kalah dan berpikir "ah ternyata mimpi gw hanya segitu, they even braver to dream higher. "
Siapa yang mau kalah, walau hanya soal bermimpi? 

Hal yang pertama kali gw lakukan adalah cari tau. Cari tau apa? 
Cari tau berapa tinggi mimpi dia, sesuatu yang menggiurkankah? Ato kata lainnya, semenggiurkan itukah? 
Dari sekian research itu gw bakal menyadari sendiri, ah tidak begitu menarik ato sebaliknya, wow I wanna have it. 
Untuk mengetahui, yang mana yang lebih menggiurkan yang mana tidak begitu menggiurkan, ya kita harus sering2 berbagi mimpi.

"Talk to the success people can make you even more success."  Someone said.

Motivasi, gak cuma dari orang yang lebih berhasil dan ingin kita contoh aja. Bisa jadi dari orang yang kita sayang, ato yang teraneh gw pernah dapet dari novel ato film. 
Tapi jujur aja, yang paling kuat tentunya dari temen yang punya mimpi sama, minimal sama2 suka mimpi.
Yang kedua dari orang yang gw sayang. Yah sekedar ingin membuat mereka senang, atau dimana gw ngerasa kata2 mereka sangatlah berpengaruh bagi gw. Orang2 yang gak pengen gw liat mereka kecewa, dan setiap kata2 kecil dari mereka seperti "I am proud of you" sangatlah berarti buat gw.
Dan yang ketiga ya dari pengalaman gw, bisa dari gw jalan trus gw ngeliat Handphone bagus, trus gw mo bikin another HP just like that or even better, atau hal kecil lainnya, baca novel misalnya. 
Dan lain2. Dan seterusnya dan seterusnya dan.. ;p

Beberapa orang yang sadar gak sadar mereka selalu memotivasi gw adalah IH, dan NF, 2 orang yang paling gw sayang. Dan gak pernah gw mau liat mereka kecewa. Setiap kata2 dari mereka berarti buat gw, even just said, "no problem you will get another chance." 

Ada juga IHF, AP, DR yang selalu jadi temen sharing. Ok gak selalu, beberapa kali saja. Tapi berbicara dengan mereka, tentang mau jadi apa nantinya? Ato sekedar, lo pengennya gimana? Selalu jadi pacuan hidup buat gw. Atau sekedar berpikiran, "ah minimal gw kayak dialah" Mereka gak kan pernah sadar [mungkin] bahwa gw banyak belajar dari mereka. Kadang . Bahkan terkadang gw merasa eksistensi-nya saja cukup membuat gw termotivasi. 

Tentunya gak cuma 3 orang diatas sih, 3 itu mungkin gw bisa bilang top 3, masih ada orang2 lainnya yang kalo dibikin list lumayan juga bingung dan banyaknya. Kadang orang yang lo anggap sekedar numpang lewat bisa jadi turning-point man. 

Ahh my turning-point man.. gw hanya  dekat untuk waktu yang sangat sebentar, apalagi di banding sama waktu gw yang udah gw pake untuk hidup sekarang. Tapi, guess what, he was the biggest motivator I've ever had. Tanpa pernah bisa gw tulis jawaban dari "kenapa?".

Well, mereka pun mungkin gak sadar, mereka yang gw sebut atau maksud. Dan yah gak perlu sdar2 juga, kita bisa saja dekat bisa juga tidak. Tapi mereka masuk dalam kategori orang penting di list hidup gw. Dan mereka sadar ato gak, gw gak perlu tau. 

Ah.. What I wanna be next? 
Rite now, there's a lot of things in my mind. Gw pengen ini, tapi gw juga pengen itu.
Gw dalam tahap membagi2, apa yang gw mau dan apa yang cuma keinginan sekali lewat. 

Oh iya, Deep inside my heart, gw juga pengen bisa jadi motivator buat seseorang, siapapun itu. Biarpun mungkin gw hanyar orang lewat, ato gw mungkin sahabat bagi orang itu. 

Berbahagialah orang yang bisa jadi motivator buat orang lain.





 



I'm 70% Moslem

Written on 6/19/2008 03:28:00 PM by Indah Puspita Rani

Take this test!
Muslims are monotheists — they believe in a single, almighty God, whom they call Allah. They also believe that Muhammad, born in Mecca in 570 CE, was the last true prophet sent to preach the message of Allah. Transcribed word for word in Allah's own language, these messages make up the Qur'an, the most well known of the Muslim's sacred texts. This holy book is strictly observed by most Muslims and is handed down from one generation to the next to preserve the integrity of the religion.

Extremely devout and sincere, Muslims engage in ritualistic prayer five times per day to prove the passion of their commitment and surrender to Allah.